Parenting

Berikan Makanan Vitamin Zat Besi Anak Agar Tak Anemia!

Berikan Makanan Vitamin Zat Besi Anak Agar Tak Anemia! Apalagi saat masa pertumbuhannya, ini perlu diperhatikan. Jangan sampai putera-puteri kesayangan sempat mengalami gangguan penyakit Anemia. Kandungan makanan yang memiliki vitamin zat besi anak, penting untuk selalu diberikan dalam porsi yang cukup serta pas untuk anak.

Apa itu Anemia ?

Anemia Adalah kondisi ketika darah tidak memiliki sel darah merah sehat yang cukup. Anemia yang disebabkan oleh kurangnya sel darah merah atau sel darah merah yang tidak berfungsi di dalam tubuh. Ini bisa saja menyebabkan aliran oksigen berkurang ke organ tubuh anak. Gejala secara umum dapat berupa diketahui jika anak terlihat kelelahan, kulit pucat, sesak napas, pusing, limbung, atau detak jantung cepat. Pengobatan tergantung pada diagnosis utama. Suplemen zat besi dapat digunakan untuk kekurangan zat besi.

Berikan Makanan Vitamin Zat Besi Anak Agar Tak Anemia!
Gambar Makanan Mengandung Zat Besi – Berikan Makanan Vitamin Zat Besi Anak Agar Tak Anemia!

Makanan Yang Mengandung Zat Besik Cukup Untuk Anak

Sebenarnya cukup banyak saran dari tenaga ahli medis yang pernah Hariyanti Personal Blog dapatkan terkait jenis makanan apa saja yang sarat dengan kendungan zat besi ini. Namun, berikut terpilih 2 (dua) jenis makanan yang sekiranya mudah disukai untuk dikonsumsi sehari-hari untuk anak.

1. Tahu

Sebagai orang Indonesia, tahu tentu sangat mudah didapatkan. Selain itu, anak-anak sebagian besar juga suka makan tahu. Mengolahnya menjadi masakan yang siap disantap anak juga gampang. Semisal hanya digoreng bumbu saja, atau dimasak menjadi oseng-oseng asam manis kesukaan anak.

Selain enak, tahu merupakan salah satu makanan mengandung zat besi yang bisa digunakan untuk memenuhi asupan zat besi harian. Dalam semangkuk atau setara 126 gram tahu memiliki kandungan sekitar 3,4 mg zat besi. Jadi, tahu cocok dikonsumsi saat makan harian untuk anak tercinta.

2. Sayuran Hijau Segar

Hmm.. kalau ini bisa jadi sebagian anak terkadang belum tentu suka. Namun demikian tidak semua jenis sayuran tak disukai oleh anak. Ada beberapa jenis sayuran hijau yang bahkan menjadi favorit anak-anak Indonesia, beberapa sayuran tersebut seperti : bayam, brokoli, dan kangkung.

Demi terpenuhi gizi anak berupa zat besi, sebaiknya memang agak sedikit memaksakan secara cerdas agar anak menjadi mau mengkonsumsi makanan yang justeru sangat bermanfaat bagi mereka. Salah satu caranya tentu adalah dengan mengolah bahan makanan berupa sayuran segar itu agar bisa menjadi makanan saji yang menarik bagi anak-anak.

Berikan Makanan Vitamin Zat Besi Anak Agar Tak Anemia!

Nah, sekarang #MamaTekno sudah tahu jenis makanan yang mengandung zat besi untuk dapat dikonsumsi sebagai makanan harian untuk anak. Harapannya sih kedua jenis makanan di atas tersebut adalah kesukaan anak. Namun jika tidak, masih banyak kok makanan lain yang mengandung zat besi. Silahkan berkonsultasi dengan ahli gizi keluarga, ya. Berikan Makanan Vitamin Zat Besi Anak Agar Tak Anemia!

Makanan Lain Yang Mengandung Zat Besi

Sebagai informasi tambahan, berikut adalah beberapa makanan yang memiliki kandungan zat besi, selain kedua contoh di atas tadi : Hati sapi atau ayam, Daging merah tanpa lemak misalnya daging sapi, kambing, dan domba Seafood seperti kerang, tuna, salmon, dan udang, Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang putih, kacang kedelai, atau kacang hitam, Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kangkung, Tahu, Daging ayam, Kuning telur, Buah kering seperti kismis dan kurma.

Perhatikan Saran Asupan Zat Besi Sesuai Usia Anak

  • Anak Usia 4 hingga 9 Tahun : Membutuhkan asupan gizi berupa zat besi dengan nilai 10 miligram (mg), setiap harinya.
  • Anak Laki-laki usia 10 hingga 12 tahun : Membutuhkan asupan gizi berupa zat besi dengan nilai 8 miligram (mg), setiap harinya.
  • Anak Laki-laki usia 13 hingga 15 tahun : Membutuhkan asupan gizi berupa zat besi dengan nilai 11 miligram (mg), setiap harinya.
  • Anak Laki-laki usia 16 hingga 18 tahun : Membutuhkan asupan gizi berupa zat besi dengan nilai 11 miligram (mg), setiap harinya.
  • Anak Perempuan usia 10 hingga 12 tahun : Membutuhkan asupan gizi berupa zat besi dengan nilai 8 miligram (mg), setiap harinya.
  • Anak Perempuan usia 13 hingga 15 tahun : Membutuhkan asupan gizi berupa zat besi dengan nilai 15 miligram (mg), setiap harinya.
  • Anak Perempuan usia 16 hingga 18 tahun : Membutuhkan asupan gizi berupa zat besi dengan nilai 15 miligram (mg), setiap harinya.

Semoga informasi singkat tentang Berikan Makanan Vitamin Zat Besi Anak Agar Tak Anemia!, ini bisa menjadi manfaat. Atau punya pengalaman tersendiri saat memberikan asupan makanan mengandung zat besi lainnya untuk anak? Boleh dong berbagi pengalamannya menggunakan kolom komentar ya ada di bawah artikel ini, ya!.

Blogger wanita. Senang mencoba resep masakan, terutama makanan Indonesia. Sesekali nonton film, termasuk drama korea. Menerima pesanan kuliner homemade.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *