Dapat Momen Hebat di acara YIS Personal Project Exhibition

Pengalaman luar biasa Dapat Momen Hebat di acara YIS Personal Project Exhibition ini saya rasakan saat mengikuti sebuah event yang diselenggarakan oleh sekolah internasional di Yogyakarta pada hari senin, 10 April 2023 yang lalu. Bagaimana dan apa saja pengalaman seru yang saya dapatkan? Yuk.. baca cerita saya ini sampai selesai, ya.

Suasana Sekolah yang begitu luar biasa!

Sebelum saya bercerita tentang momen-momen terbaik saat acara YIS Personal Project Exhibition, izinkan saya ingin sedikit mengungkapkan rasa kagum sejak awal saya datang berkunjung ke Sekolah Internasional di Yogyakarta.

Jujur saja, saya sempat ragu begitu sampai di lokasi Yogyakarta Independent School yang beralamat di Jl. Tegal Mlati No.1 Jombor Lor, Sinduadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini. Bagaimana tidak? begitu tiba di lokasi sekolah, saya disuguhkan pemandangan jalan masuk ke area sekolah dengan konsep nuansa alam yang menawan dan asri.

Dapat Momen Hebat di acara YIS Personal Project Exhibition
Dapat Momen Hebat di acara YIS – Yogyakarta Independent School

Kami dibawa sedikit berkelok agar melewati pemandangan berupa danau kecil kemudian terlihat sebuah lapangan sepak bola yang begitu besar saat memasuki tempat parkir kendaraan yang juga cukup luas. Hmm.. ini benar tidak yah sekolahnya? hihihi.. untung saja ada plang yang menunjukkan bahwa saya memang sudah berada di lokasi yang benar 🙂

Tak hanya itu, saya sempat berkeliling komplek bangunan sekolah yang dipergunakan untuk kegiatan belajar-mengajar. Suasananya begitu berbeda dengan sekolah pada umumnya. Dengan arsitek tata ruang yang ciamik, saya yakin setiap anak akan betah dan nyaman saat menempuh pendidikan sekolah internasional di Yogyakarta ini.

From Passion to Creation

YIS Personal Project Exhibition ini boleh jadi merupakan sebuah sarana dan kesempatan yang diberikan kepada siswa, yang mana dalam hal ini para siswa/siswi khususnya kelas 10 sekolah internasional di Yogyakarta untuk melakukan eksplorasi mandiri dan sesuai usia dengan mengacu kepada minat serta keahlian pribadinya.

Tahun ini, sebuah event program dengan tema “From Passion to Creation” tersebut dikemas dalam acara pameran mini Personal Project Exhibition.

Bukan merupakan program yang asal jadi, para siswa siswi MYP Kelas 5 (Kelas 10) ini bahkan telah melalui proses inkuiri, perencanaan, aksi dan refleksi selama kurang lebih 7 bulan yang juga didampingi oleh para dosen pembimbingnya.

Berawal dari minat pribadi, mereka telah menghasilkan karya yang luar biasa. Berikut adalah karya hasil kreasi siswa siswi yang dipersembahkan di acara YIS Personal Project Exhibition tahun ini:

Pizza Kecombrang (oleh: Rindu Najwa Naraya)

Karena saya sendiri senang dengan sesuatu yang berbau kulineran, maka tak ayal jika mata ini langsung saja tertuju dengan amat sangat fokus ke booth yang menampilkan hasil karya menu hidangan berupa pizza kecombrang 🙂

Pizza Kecombrang (oleh Rindu Najwa Naraya)

Rasa penasaran saya tergelitik ingin mengetahui lebih jauh mengapa salah satu siswi sekolah internasional di Yogyakarta ini memilih hidangan pizza kecombrang sebagai karya yang ditampilkan di YIS Personal Project Exhibition.

Jawabannya ternyata sungguh membuat saya kagum dan bangga, bagaimana tidak? Ini siswi kelas 10, namun mampu memberikan sebuah pernyataan sekelas profesional. Saat saya tanya, begini Ia menjawabnya:

Selain ternyata sumber idenya adalah dari keluarganya di Bali yang sering membuat menu dari kecombrang, “kecombrang adalah bunga yang berasal dari Indonesia, berdasarkan penelitian yang saya lakukan, kecombrang banyak terdapat di Indonesia. Bahkan beberapa wilayah di indonesia memiliki masakan tradisional yang menggunakan penguat rasa dari kecombrang.

Tak hanya itu, Ia juga bercerita jika pizza kecombrang ini akan enak saat disantap dengan topping sambal matah. Dimana sambal matah merupakan salah satu sambal tradisional paling populer dari bali yang menggunakan kecombrang sebagai aromatik. Kecombrang memiliki cita rasa yang unik, kecombrang yang berbunga-bunga dan aromatik akan memberikan aftertaste yang kuat pada masakan.

Saat tanya-jawab, saya juga sempat dipersilahkan untuk mencium aroma bunga kecombrang yang Ia bawa sebagai contoh.

Creating a Board Game (oleh: Aran Casademont)

Berbeda dengan siswi yang sebelumnya, seorang siswa kelas 10 sekolah internasional di Yogyakarta ini memiliki cerita dan ketertarikan yang lain, yakni dunia permainan (a board game).

Hal tersebut dialami seperti yang Ia ceritakan: “Saya selalu terpesona oleh game. Sejak kecil, terutama saat reuni keluarga, saya dan keluarga sudah bermain board game seperti monopoli dan rummikub”.

Creating a Board Game (oleh Aran Casademont)

Hasilnya cukup memuaskan, dengan melakukan penelitian berdasarkan ide membuat papan permainan, Ia bahkan memperoleh pengetahuan tentang elemen penting yang diperlukan untuk menciptakan sebuah permainan yang bermanfaat, seperti: unsur mekanika, estetika, cerita, hingga teknologi yang diterapkan.

Tak hanya itu saja, setelah Ia melakukan wawancara bersama dosen pembimbing, Ia berhasil menciptakan papan permainan (a board game) sendiri dengan tema fitness (kebugaran) sebagai unsur serta elemen penting dan menghasilkan manfaat baik saat papan permainan ini dimainkan.

Fluid-Preserved Animal Specimen (oleh: Syifa Salima)

Semakin menarik, karena pada siswa lainnya saya menemukan sebuah karya bernuansa sains. Proyek yang Ia lakukan ini terfokus pada Spesimen Hewan yang Diawetkan Cairan.

Berawal dari minat ingin mengetahui lebih banyak tentang bagaimana struktur hewan dalam membentuk sifat dan teknik untuk bertahan hidup inilah yang juga menyebabkan Ia ingin konsentrasi pada bidang tertentu mengenai studi anatomi dan struktur hewan.

Fluid-Preserved Animal Specimen (oleh Syifa Salima)

Dan akhirnya berhasil mempelajari pemahaman dasar teknik preservasi, prosedur dan metode pada saat proses pembuatan spesimen sekaligus mendemonstrasikan teknik dasar laboratorium dalam pembuatan spesimen yang Ia persembahkan sebagai kreasinya di ajang YIS Personal Project Exhibition ini.

Automatic Water Sprinkler (oleh: Mohammad Rayhan Nugroho)

Saat saya datang menghampiri booth proyek miliknya, Ia tampak sedang fokus dengan karya yang sedang dipersembahkan, yakni sebuah alat Automatic Water Sprinkler. “Ada sedikit kesalahan teknis sehingga belum bisa didemontrasikan secara langsung, namun sudah pernah dikerja dengan prinsip kerja yang sesuai”, begitu Ia menjelaskan.

Dapat Momen Hebat di acara YIS Personal Project Exhibition

Saya kagum dengan ide kreatif serta semangatnya. “Ketika saya ditugaskan untuk mencari topik untuk proyek saya, saya merasa cukup beruntung untuk mengetahui apa topik saya karena saya memiliki hasrat yang kuat di bidang robotika”. Maka jadilah kreasi hebat ini, tambahnya menjelaskan sembari menunjukkan alat AWS buatannya.

Hanging Vase Made of Recycled Teak Wood (oleh: Ziva Zain)

Ketertarikan yang Ia miliki terhadap kerajinan terutama yang terbuat dari bahan daur ulang, menjadikan ajang ini mampu memberinya pengalaman tentang bagaimana proses daur ulang hingga penyiapan bahan, desain model hingga pembuatan sebuah produk kerajinan.

Hanging Made of Recycled Teak Wood (oleh Ziva Zain)

Setelahnya, Ia berharap kedepan bisa lebih melakukan eksplorasi terutama dari sisi bentuk desain hasil akhir kerajinan yang akan selalu diminati komoditi pasar secara global.

Saya berpikir keren juga ini, walaupun daur ulang, namun bahan yang digunakan adalah kayu jati. Jadi, hasilnya tetap bisa bagus dan bernilai jual tinggi!

Begitu Banyak Dapat Momen Hebat di acara YIS Personal Project Exhibition

Selamat yah nak! kamu semua berhasil memukau kami yang hadir. Sebuah momen luar biasa tercipta berkat hasil karya cipta kamu di YIS Personal Project Exhibition. Semoga kesuksesan selalu akan menyertai perjalananmu ke depan.

Dapat Momen Hebat di acara YIS Personal Project Exhibition

Sekilas Tentang YIS

Setelah selesai acara, saya menyempatkan diri untuk berbincang ringan bersama pak Yeremias Cahyanto (staff Marketing & Admission Officer di Yogyakarta Independent School). Dari beliaulah kami sempat mengetahui sekilas informasi terkait profil YIS (Yogyakarta Independent School).

Mulai dari kurikulum yang berlaku, bagaimana metode penerapan pendidikan sekolah internasional di Yogyakarta, hingga konsep pembelajaran di Yogyakarta Independent School, yakni melalui kurikulum IB Primary Years Programme, Middle Years Programme dan Diploma Programme yang diimplementasi, memungkinkan peserta didik untuk dapat mengembangkan diri menjadi life long learners, yakni sosok yang ingin selalu ingin belajar.

YOGYAKARTA INDEPENDENT SCHOOL – YIS
Jalan Tegal Mlati 1, Jombor Lor, Sinduadi, Mlati, Sleman, DI Yogyakarta 55284.
Telp. +62 274 5305147 | 5305148, Fax. 5305148
WhatsApp: +628112632442
Website: yis-edu.org | Email: info@yis-edu.org

Konten ini bermanfaat?

Yuk.. kasih bintang!

Penilaian rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Jadilah yang pertama untuk menilai posting ini.

Kami mohon maaf bahwa posting ini tidak berguna untuk Anda!

Mari kita tingkatkan postingan ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan postingan ini?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *